2. Masalah kesehatan
Sementara faktor risiko yang kurang umum (alergi dingin sekunder), dapat disebabkan oleh masalah kesehatan, seperti hepatitis atau kanker.
Gejala Alergi Dingin
Sebagai langkah untuk melakukan pencegahan, berikut ciri-ciri alergi dingin yang perlu Anda ketahui:
- Saat kulit bersentuhan dengan benda dingin seperti es batu, muncul kemerahan dan pembengkakan dalam beberapa menit setelah kontak dengan suhu dingin
- Munculnya ruam biduran kemerahan dengan ukuran kecil dan dapat meluas menjadi lebih besar berbentuk seperti pulau
- Terasa sangat gatal
- Ruam tersebut dapat berkurang dan menghilang dengan sendirinya dalam waktu beberapa jam, namun juga dapat berpindah pada area tubuh lainnya.
- Saat mengonsumsi makanan atau minuman dingin, bibir dan tenggorokan terasa bengkak dan sering menyebabkan sulit menelan dan sesak napas.
Pada kasus yang lebih parah, dapat muncul ciri-ciri alergi dingin yang berpotensi membahayakan nyawa seperti pembengkakan pada tenggorokan dan lidah sehingga sulit bernapas, serta reaksi anafilaksis yang bisa menyebabkan tekanan darah menurun drastis, jantung berdebar dan kehilangan kesadaran.
Anafilaksis adalah reaksi tubuh yang muncul akibat kondisi hipersensitif terhadap suatu unsur pemicu alergi.
Pada kondisi yang sangat parah, penderita alergi dingin yang berenang di air dingin hingga menyebabkan seluruh kulit terpapar air dingin, bisa mengalami reaksi yang parah hingga kehilangan kesadaran dan menyebabkan tenggelam.
Seperti yang telah disebutkan di atas, ciri alergi dingin dapat hilang dengan sendirinya dalam beberapa jam namun seringkali gejala alergi dingin dapat kambuh kembali apabila penderita terkena paparan dingin. Apabila Anda mengalami gejala pada tenggorokan atau lidah terasa bengkak, merasa pusing, dan sulit bernapas, segera temui dokter.
Diagnosis Alergi Dingin
Dengan wawancara dan pemeriksaan kulit yang menyeluruh, dokter dapat mendiagnosis alergi dingin dengan mudah. Dokter dapat menanyakan beberapa pertanyaan spesifik seperti apa yang memicu munculnya ruam pada kulit sebelumnya. Sesering apakah penyakit ini kambuh?
Selain itu, dokter juga dapat meletakkan es batu di kulit selama 2 hingga 5 menit, dengan pemeriksaan ulang pada interval 10 menit. Sensitivitas tes sekitar 85%, tetapi spesifisitasnya hampir 100%. Jika setelah beberapa saat usai memindahkan es batu muncul benjolan merah, maka Anda menderita alergi dingin.







