Cara Mengatasi Alergi Dingin
Tidak ada obat yang dapat menyembuhkan alergi dingin, namun perawatan untuk mencegah atau mengurangi gejala alergi dingin ini dapat dilakukan dengan mengonsumsi antihistamin. Apabila gatal yang dirasakan lebih hebat pada malam hari dan mengganggu kualitas tidur Anda, dokter dapat meresepkan antihistamin sedatif yang mempunyai efek mengantuk.
Selain itu, Anda bisa berkonsultasi dengan dokter untuk meminta obat resep yang sesuai dengan Anda. Apabila kemunculan ciri alergi dingin tidak terkontrol dan tidak membaik dengan obat-obatan antihistamin, dokter dapat meresepkan obat cyproheptadine, omalizumab, dan doxepin.
Beberapa terapi lain telah digunakan sebagai cara mengatasi alergi dingin dengan berbagai tingkat keberhasilan, di antaranya:
- Antagonis leukotrien
- Ciclosporin
- Kortikosteroid sistemik
- Dapson
- Antibiotik oral
- Hormon sintetis
- Danazol
Jika Anda berisiko mengalami alergi yang parah dan mengancam jiwa, Anda mungkin perlu membawa EpiPen atau pena epinefrin, obat untuk mengatasi reaksi alergi secara mandiri dalam keadaan darurat.
Selain itu, jaga kondisi Anda tetap hangat. Jika mengharuskan Anda keluar rumah ketika musim hujan, gunakanlah mantel atau jaket.
Pencegahan Alergi Dingin
Tentunya, alergi dingin dapat seringkali kambuh kembali. Oleh karena itu, sangatlah penting untuk mengurangi dan menghindari paparan dingin agar penyakit ini tidak kambuh kembali. Berikut beberapa cara yang dapat membantu Anda mencegah alergi dingin yang berulang:
- Untuk mencegah membengkaknya tenggorokan, hindari mengonsumsi makanan dan minuman dingin.
- Mengonsumsi obat sesuai dengan anjuran dokter. Obat harus dikonsumsi sampai habis dan tidak hanya diminum apabila gatal saja.
- Lindungi kulit dari suhu yang menurun drastis atau cuaca dingin.
- Apabila hendak menjalani tindakan operasi, Anda harus memberi tahu dokter atau petugas medis tentang penyakit ini untuk mencegah timbulnya gejala alergi dingin di ruang operasi.
- Gejala sesak napas, pembengkakan pada area sekitar mata, bibir dan mulut, dan sulit menelan adalah kegawatdaruratan medis. Apabila Anda mengalami hal ini, segeralah datang ke UGD untuk mendapatkan penanganan medis dengan cepat.
Selamat Membaca dan Semoga Bermanfaat, Jangan Lupa Share Buhannya 🙂







