15 Manfaat Lari, Tingkatkan Gairah Seks Hingga Turunkan Risiko Kanker!

bubuhansamboja

10. Mengurangi risiko kanker payudara

Ada hingga 20 persen pengurangan risiko terkena kanker payudara pada pelari reguler. Jika Anda pernah menderita kanker payudara, maka berlari secara teratur dapat mengurangi risiko berulangnya sebanyak 40 persen.

11. Menyehatkan paru-paru

Manfaat berlari juga dapat meningkatkan kualitas paru-paru dan memperkuat otot-otot pernapasan Anda. Ini adalah otot-otot antara tulang rusuk dan diafragma Anda. Paru-paru juga menjadi lebih efisien, dan ini kabar bagus bagi mereka yang menderita asma.

Baca juga:  5 Cara Mengatasi Gatal Akibat Diabetes

12. Menyehatkan hati

Berlari untuk menjaga berat badan yang sehat secara signifikan dapat mengurangi risiko pengembangan fatty liver – masalah yang semakin sering terjadi di mana lemak menumpuk di sel-sel hati. Biasanya kondisi ini tidak berbahaya, tetapi terkait dengan penyakit jantung dan stroke dan kadang-kadang bisa meradang, yang mengarah ke sirosis.

13. Menurunkan tekanan darah tinggi

Khusus untuk Anda yang memiliki tekanan darah tinggi atau hipertensi, cobalah untuk berlari secara rutin!

Baca juga:  Diet Lacto-Vegetarian: Manfaat, Efek Samping, dan Aturan Makannya

Meskipun berlari dapat menyebabkan tingkat tekanan darah melonjak sementara, peningkatan tekanan darah yang disebabkan oleh olahraga ini seharusnya tidak perludikhawatirkan.

Menurut American Heart Association, manfaat berlari selama lima menit sehari juga dapat dicapai dengan 15 menit jalan cepat. Ini dapat menurunkan risiko tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, dan diabetes sebanyak Anda berlari.

Baca juga:  5 Penyebab Tubuh Menggigil Kedinginan, Berbahayakah?

14. Memperbaiki suasana hati

Apakah Anda sedang mengalami hari yang buruk atau suasana hati yang cukup baik? Mulailah berlari karena akan meningkatkan semangat dan membuat Anda merasa positif.

Aktivitas ketahanan yang intens diduga dapat menyebabkan peningkatan endocannabinoid – bahan kimia otak yang memberi sinyal kesenangan, menurut sebuah studi 2012 yang diterbitkan dalam Journal of Experimental Biology.

Bagikan Postingan:

Ayo Bergabung di Group Kami di Facebook IDNKALTIM.COM

bubuhansamboja

Media Berita dan Hiburan IKN Nusantara

Tags

BERITA TERKAIT

Tinggalkan komentar