Cara mengobati eksim susu (dermatitis atopik) pada bayi:
Cara mengatasi dermatitis atopik adalah dengan menggunakan krim steroid potensi rendah sesuai dengan resep dokter.
Bayi yang mempunyai dermatitis atopik mempunyai tipe kulit yang sangat kering dan sensitif sehingga perlu perhatian khusus dalam perawatan kulitnya. Untuk mencegah kekambuhan dermatitis atopik, selalu gunakanlah sabun yang lembut dan pelembab tanpa wewangian.
3. Diaper Rash (Ruam Popok)
Sebagian besar bayi yang memakai popok sering mengalami diaper rash atau dikenal juga dengan istilah ruam popok. Gejala ruam popok ditandai dengan kulit kemerahan, gatal, bahkan bisa disertai munculnya nanah dan demam.
Ruam popok adalah penyakit kulit pada bayi dikarenakan kulit yang tertutup popok teriritasi oleh urine atau feses bayi. Selain iritasi urine dan feses, diaper rash juga disebabkan oleh infeksi jamur atau bakteri. Hipersensitivitas kulit bayi terhadap bahan popok juga bisa menjadi penyebab bayi mengalami ruam popok.
Cara mengobati ruam popok (diaper rash) pada bayi:
- Sering mengganti popok
- Gunakan krim yang mengandung zinc oxide untuk menjaga barrier kulit bayi
- Gunakan krim yang mengandung Aloe Vera dan vitamin E
- Gunakan krim steroid potensi rendah untuk mengurangi peradangan dan kemerahan
- Gunakan krim antijamur (harus dengan resep dokter) untuk mencegah pertumbuhan jamur pada area popok yang dapat memperparah kondisi kulit dan memperlambat penyembuhan.
Setelah mengetahui apa saja penyakit kulit bayi yang umum terjadi, tentu para ibu harus paham seperti apa kriteria kulit bayi yang sehat. Begini ciri-ciri kulit bayi yang sehat:
- Tidak kering
- Tidak bersisik
- Tidak ada kemerahan
- Tidak terdapat gatal pada kulit,
- Halus dan lembut ketika diraba.
Tips Merawat Kulit Bayi yang Perlu Diketahui Orang Tua
Merawat kulit bayi sebenarnya tidak sulit asalkan tahu cara yang benar. Khusus untuk perawatan kulit bayi sehari-hari, bisa lakukan hal-hal berikut ini:







