Agenesis Vagina: Penyebab, Gejala, dan Pengobatan

bubuhansamboja

Gejala berupa tidak adanya lubang vagina bisa diketahui oleh dokter sejak kelahiran. Akan tetapi, bila Anda memiliki lubang vagina tetapi belum mengalami periode menstruasi hingga mencapai usia 15 tahun atau ketika usia tersebut mengalami nyeri haid yang parah, maka Anda bisa menemui dokter untuk diperiksa lebih lanjut.

Diagnosis Agenesis Vagina

Diagnosis Vaginal Agenesis tergantung pada usia dan kondisi pasien. Apabila gejala Agenesis Vagina berupa tidak adanya lubang vagina, maka dokter cukup melihat kondisi lubang vagina bayi perempuan.

Baca juga:  10 Hal Tentang Kenikmatan dan Rasa Sakit Saat Berhubungan Seks

Namun, jika usia pasien sudah menginjak fase remaja, maka ada beberapa tindakan diagnosis lainnya. Tahap pertama yang akan dilakukan dokter adalah menggali informasi riwayat kesehatan Anda dan melakukan pemeriksaan fisik terkait gejala yang dialami.

Berikut ini adalah beberapa pemeriksaan yang perlu dijalani oleh penderita Agenesis Vagina yang sudah masuk usia remaja:

  1. Pemeriksaan ginjal – untuk mengetahui kondisi dan kelainan yang muncul
  2. Pemeriksaan tanda-tanda seks sekunder – perkembangan payudara, rambut kemaluan, rambut ketiak
  3. Tes darah – untuk melihat kromosom dan mengukur kadar hormon dalam rangka menyingkirkan kemungkinan selain Agenesis Vagina
  4. USG – untuk melihat kondisi rahim dan ovarium pasien
  5. MRI – untuk mendapatkan visualisasi yang lebih jelas pada sistem reproduksi dan ginjal pasien
Baca juga:  Manfaat dan Efek Samping Chia Seeds untuk Ibu Hamil, Wajib Tahu!

Komplikasi Vaginal Agenesis

Komplikasi yang terjadi pada kondisi Agenesis Vagina berbeda-beda tergantung kondisi pasien. Berikut ini adalah beberapa komplikasi Vaginal Agenesis:

  1. Tidak bisa hamil (jika ovarium dan rahim terganggu)
  2. Tidak bisa memiliki anak (jika ovarium terganggu)

Pengobatan Agenesis Vagina

Pengobatan Agenesis Vagina yang banyak dilakukan terjadi pada kasus di mana seorang wanita tidak memiliki vagina atau kurang sempurna.

Baca juga:  6 Cara Mencegah Luka Pada Penderita Diabetes

Berikut ini adalah beberapa cara menangani Agenesis Vagina jika masalahnya terletak pada lubang vagina:

1. Self-dilation

Dokter akan merekomendasikan dilatasi (pelebaran) vagina tanpa operasi. Anda akan diminta untuk menekan dilator pada kulit vagina selama 30 menit hingga 2 jam dalam sehari. Mungkin butuh waktu hingga beberapa bulan agar mendapatkan hasil yang sesuai.

Bagikan Postingan:

Ayo Bergabung di Group Kami di Facebook IDNKALTIM.COM

bubuhansamboja

Media Berita dan Hiburan IKN Nusantara

Tags

BERITA TERKAIT

Tinggalkan komentar