Agenesis Vagina: Penyebab, Gejala, dan Pengobatan

bubuhansamboja

Apakah Agenesis Vagina bisa diwariskan?

Hanya ada sedikit bukti bahwa Vaginal Agenesis bersifat diwariskan. Walaupun kelainan ini termasuk kelainan bawaan yang terjadi secara genetik, namun riwayat keluarga yang mengalami Agenesis Vaginal tidak termasuk faktor risiko pada kelainan ini.

Gejala Agenesis Vagina

Ada beberapa gejala Agenesis Vagina yang bisa terlihat. Ada gejala yang bisa terlihat sejak lahir dan ada yang baru terlihat ketika memasuki fase remaja.

Baca juga:  11 Cara Agar Bahagia yang Bisa Anda Coba, Ternyata Bahagia Itu Sederhana!

Berikut ini adalah beberapa tanda dan gejala Agenesis Vagina:

1. Tidak ada lubang vagina

Penderita Vaginal Agenesis yang tidak memiliki vagina akan memiliki gejala berupa tidak terlihatnya lubang vagina.

2. Amenore primer

Tanda dan gejala Agenesis Vagina seringkali baru diketahui ketika anak perempuan tersebut mencapai usia remaja dan belum jua mengalami haid (karena tidak memiliki rahim) padahal teman sebayanya sudah mengalami menstruasi.

Baca juga:  Lobak Mampu Redakan Nyeri Asam Urat?

3. Nyeri haid parah

Perempuan yang mengalami Vaginal Agenesis bisa saja mengalami periode menstruasi. Akan tetapi, ada beberapa ketidaknyamanan yang akan dialami. Beberapa wanita dengan kondisi Agenesis Vagina akan mengalami nyeri haid parah.

Nyeri haid yang parah bisa berupa kram rahim, sakit perut, dan susah bergerak. Rasa sakit yang parah tersebut disebabkan karena adanya penumpukan aliran menstruasi yang tersumbat akibat tidak adanya vagina.

Baca juga:  5 Dampak Buruk Akibat Hobi Makan Saus

Kapan harus ke dokter?

Bagikan Postingan:

Ayo Bergabung di Group Kami di Facebook IDNKALTIM.COM

bubuhansamboja

Media Berita dan Hiburan IKN Nusantara

Tags

BERITA TERKAIT

Tinggalkan komentar