Normalkah Jika Mengalami Menstruasi Selama 1-2 Hari Saja?

bubuhansamboja

  1. Menyusui

Saat sedang menyusui, tubuh wanita akan menghasilkan hormon bernama prolaktin. Hormon ini akan mendorong terbentuknya ASI sehingga wanita bisa menyusui dengan lebih mudah. Sayangnya prolaktin akan memicu berhentinya menstruasi atau membuat menstruasi jadi sangat ringan dan cepat sekali selesai.

Wanita yang sedang menyusui biasanya akan memiliki menstruasi yang ringan selama beberapa bulan hingga bayinya terus membesar. Umumnya sekitar 9-18 bulan, menstruasi akan terganggu dan setelahnya wanita bisa mengalami menstruasi normal dari awal seperti saat sebelum hamil.

  1. Alat kontrasepsi

Kalau Anda sedang menjalankan KB hormonal apa pun jenisnya baik suntik, pil, atau IUD, menstruasi yang terjadi akan sangat ringan. Menstruasi terjadi ringan karena kandungan hormon yang ada pada alat kontrasepsi membuat lapisan rahim jadi tipis. Dampaknya darah yang keluar saat menstruasi akan menjadi ringan.

Baca juga:  Berbahaya atau Tidak? Lidah Gatal Saat Makan Nanas!

Menstruasi selama 1-2 hari saja saat menggunakan alat kontrasepsi sangat wajar. Jadi, Anda tidak perlu merasa panik atau kebingungan. Kalau ada gangguan lain seperti nyeri yang tidak normal padahal Anda sedang tidak mengalami sakit, barulah segera periksakan diri ke dokter agar tidak terjadi masalah yang lebih serius.

  1. Stres

Salah satu musuh terbesar wanita kalau ingin memiliki menstruasi yang rutin dan tidak memiliki gangguan adalah stres. Wanita yang mengalami stres biasanya memiliki hormon yang tidak stabil di dalam tubuhnya. Hormon yang tidak stabil akan membuat mereka mengalami gangguan menstruasi termasuk waktu menstruasi yang pendek.

Baca juga:  7 Hal yang Harus Kita Pahami Tentang Masturbasi Sebelum Seks

Kalau Anda sedang mengalami stres berat dan siklus menstruasi terus menurun, ada baiknya untuk melakukan relaksasi. Lakukan meditasi, pelesir, yoga, atau hal lain yang bisa mengurangi level stres pada tubuh. Setelah stres di dalam tubuh menurun, menstruasi akan kembali normal seperti sedia kala.

  1. Latihan terlalu intens

Wanita memang disarankan untuk tetap melakukan olahraga agar tubuhnya menjadi sehat dan tidak mengalami obesitas. Namun, kalau mereka melakukan latihan yang terlalu berat, kemungkinan besar bisa memicu banyak masalah pada tubuhnya seperti penurunan level energi yang berdampak pada gangguan menstruasi.

Baca juga:  Air Minum di Gelas Tidak Ditutup Lama, Sebaiknya Jangan Diminum

Melakukan latihan yang intens bisa saja dilakukan, tapi Anda harus melakukan latihan dengan hari yang berselang-seling. Misal hari ini mengalami latihan lalu esok hari baru latihan lagi. Saat latihan pastikan memiliki energi yang penuh sehingga tubuh tidak sampai mengalami defisit.

Bagikan Postingan:

Ayo Bergabung di Group Kami di Facebook IDNKALTIM.COM

bubuhansamboja

Media Berita dan Hiburan IKN Nusantara

Tags

BERITA TERKAIT

Tinggalkan komentar