7 Ciri-Ciri Penis Sehat (Bagaimana ‘Punya’ Anda?)

bubuhansamboja

5. Ereksi Penis

Penis yang dapat menegang atau ereksi adalah ciri-ciri penis sehat yang paling mudah dikenali, pun paling utama. Hal ini menandakan bahwa aliran darah menuju penis berjalan lancar. Ereksi pada penis terjadi ketika seorang pria mendapat rangsangan seksual, baik dari pasangannya maupun rangsangan mandiri saat masturbasi atau melihat konten-konten bernuansa seksual.

Akan tetapi, disfungsi ereksi atau ketidakmampuan penis untuk menegang juga menjadi salah satu masalah umum yang dialami oleh banyak pria. Informasi yang dihimpun dari The National Institute of Health menyebutkan bahwa disfungsi ereksi umum dialami oleh pria berusia 40 tahun (5 persen), dan 65 tahun (15-25 persen). Disfungsi ereksi dipicu oleh banyak sekali faktor, namun umumnya meliputi:

  • Merokok
  • Konsumsi obat-obatan atau alkohol
  • Stres
  • Kelelahan
  • Diabetes
  • Tekanan darah tinggi (diabetes)
  • Gangguan hormonal
  • Penyakit jantung
Baca juga:  Diet Lacto-Vegetarian: Manfaat, Efek Samping, dan Aturan Makannya

Perlu diketahui juga, penis yang ereksi di pagi hari saat Anda baru bangun tidur juga menjadi pertanda bahwa penis sehat, bahkan sangat sehat. Oleh sebab itu, tidak seharusnya Anda mengkhawatirkan kondisi ini, ya.

6. Ejakulasi

Berbicara tentang ciri-ciri penis sehat juga tak bisa dilepaskan dari proses keluarnya air mani melalui organ seksual ini, atau dikenal dengan istilah ejakulasi.

Baca juga:  10 Cara Menghilangkan Kecanduan Seks (Aman dan Nyaman)

Idealnya, pria akan berejakulasi dengan volume air mani yang disemprotkan kurang atau setara 1 (satu) sendok the. Air mani yang dikeluarkan pun umumnya memiliki tekstur kental dan berwarna putih susu atau sedikit kekuningan. Akan tetapi, konsistensi tekstur air mani ketika dikeluarkan bisa saja berbeda, dan hal ini dipengaruhi oleh sejumlah faktor, seperti makanan, frekuensi ejakulasi, hingga rangsangan yang diterima.

Perlu digarisbawahi, apabila ejakulasi disertai dengan rasa nyeri, atau bahkan Anda tidak bisa ejakulasi sama sekali, segera kunjungi dokter guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Baca juga:  6 Cara Cepat dan Efektif Mengatasi Diare

7. Sensitivitas Penis

Seiring bertambahnya usia, terjadi penurunan pada fungsi tubuh, tak terkecuali penis. Khusus penis, penurunan yang dimaksud ialah penurunan sensitivitas penis terhadap rangsangan yang diterima.

Kondisi penurunan sensitivitas penis ini diakibatkan menurunnya jumlah testosteron yang diproduksi, pun respetor androgen. Usia 25 tahun adalah titik awal di mana penurunan sensitivitas penis mulai terjadi, dan mencapai puncaknya saat memasuki usia 65 tahun ke atas.

Bagikan Postingan:

Ayo Bergabung di Group Kami di Facebook IDNKALTIM.COM

bubuhansamboja

Media Berita dan Hiburan IKN Nusantara

BERITA TERKAIT

Tinggalkan komentar