3. Menggunakan minyak atau balsam jenggot
Cara merawat jenggot berikutnya adalah menggunakan minyak atau balsam jenggot khusus. Minyak jenggot bertindak sebagai pelembap dan zat pendingin yang bisa membantu merangsang pertumbuhan jenggot.
Agar mendapatkan hasil yang terbaik, minyak jenggot disarankan digunakan di pagi hari setelah mandi. Pada saat itu, folikel rambut sedang terbuka sehingga memudahkan kandungan minyak meresap.
Sementara, balsam jenggot berguna untuk menata jenggot sehingga bisa membantu menambah volume dan bentuk jenggot. Selain itu, balsam juga bisa menghilangkan bau, membantu menjaga kelembapan, dan melindungi rambut dari kotoran.
Anda bisa menggunakan balsam dengan kandungan lidah buaya, teh hijau atau minyak camelina.
4. Gunakan sampo dan conditioner
Pria yang memiliki jenggot, sebaiknya rutin membersihnya jenggotnya minimal dua kali seminggu dengan sampo. Selain sampo, Anda juga bisa menggunakan conditioner agar jenggot tidak kasar.
Sampo jenggot yang bisa menjadi pilihan adalah sampo yang penuh nutrisi dengan kandungan lidah buaya dan minyak peppermin. Sampo ini dipercaya mampu melembapkan dan melembutkan jenggot. Guna mengimbangi penggunaan sampo, Anda bisa conditioner pH-seimbang yang akan membuat helai rambut kuat, mengurangi kerusakan, sekaligus melembutkan.
5. Cukur dengan rutin
Kerapihan jenggot akan tampak apabila Anda memiliki ukuran yang tidak terlalu panjang. Segera cukur jenggot menggunakan alat yang tepat agar tidak mengganggu aktivitas Anda sehari-hari. Alat pangkas yang digunakan harus memiliki pisau yang tajam agar bisa memangkas jenggot dengan cepat.
6. Rutin disisir
Tidak hanya rambut di kepala, jenggot juga perlu disisir secara rutin. Cara merawat kumis dan jenggot ini bisa membuatnya terlihat lebih halus. Rutin menyisir jenggot atau kumis akan membuat rambut lebih tertata dan memastikannya pertumbuhan ke arah yang benar.







