Komplikasi morning sickness
Morning sickness yang normal biasanya tidak menimbulkan komplikasi pada janin atau diri Anda sendiri. Akan tetapi, morning sickness parah (hiperemesis gravidarum) sering kali menimbulkan beberapa komplikasi jika tidak segera ditangani.
Berikut ini adalah beberapa komplikasi morning sickness yang parah jika tidak ditangani:
- Sedikit atau jarang makan
- Sering lapar
- Kurang asupan gizi
- Kekurangan cairan
- Hipokalemia
- Elektrolit tidak seimbang
- Gangguan buang air kecil
- Penurunan berat badan
- Janin berisiko BBLR (berat bayi lahir rendah, yakni <2500 gram)
- Bayi cenderung memiliki imunitas rendah
Cara mengatasi morning sickness
Meskipun morning sickness yang normal tidak menimbulkan komplikasi, tetapi gejalanya bisa membuat Anda kewalahan. Oleh karena itu, Anda perlu melakukan beberapa hal untuk mengurangi gejala morning sickness, sehingga tidak terlalu ‘menderita’.
Inilah beberapa cara mengatasi morning sickness yang normal:
- Memperbanyak asupan cairan
- Mengonsumsi jahe (wedang, permen, dan bentuk olahan lain)
- Istirahat
- Mengatur pikiran dan emosi
- Mengongsumsi makanan sesuai kecukupan gizi ibu hamil
- Selalu menyiapkan cemilan jika tiba-tiba merasa lapar
- Menghindari pemicu mual (aroma, rasa, dan lainnya)
- Mengonsumsi vitamin dan suplemen kehamilan
- Menggunakan obat pereda mual yang aman bagi ibu hamil (sesuai resep dokter)
- Pijat ibu hamil
Apabila Anda mengalami morning sickness yang parah, maka penanganannya dengan menerima perawatan medis, yaitu rawat inap. Anda akan diberikan cairan parenteral (infus) dan beberapa obat-obatan agar kondisi Anda membaik.
Sumber:







